Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Lebah Madu Kelompok Tani Tahura (KTT) (Studi Kasus di Desa Dilem Kecamatan Gondang Mojokerto)

Andika Adi Sanjaya Putra, Darsono Wisadirana, Hilmy Mochtar

Abstract


Desa Dilem memiliki potensi ekonomi yang besar dari budidaya lebah madu. Berdasar data PPLS  (Pendataan Program Perlindungan Sosial) pada tahun 2008 memiliki satu Kepala Keluarga (KK) miskin dan pada tahun 2011 meningkat menjadi 16 KK. Perlu dirumuskan strategi pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan budidaya lebah madu dalam upaya penanggulangan kemiskinan pada Kelompok Tani Tahura (KTT) di Desa Dilem Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh mengunakan adalah wawancara mendalam (indepth interview), observasi lapangan, dokumentasi dan Focus Group Discussion, kemudian dianalisis dengan teori pemberdayaan 5P edi Suharto, yaitu pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan dan pemeliharaan. Alternatif strategi yang dapat dirumuskan yaitu perlu adanya peran serta aktif dan kerjasama dalam berbagai bentuk antara berbagai pihak yang terkait antara lain Pemerintah Kabupaten Mojokerto,  UPT Tahura R. Soerjo, Pemerintah Desa,  Kelompok Tani Tahura (KTT) dan Petani Pembudidaya Lebah Madu.

 


Keywords


Pemberdayaan Masyarakat; Kelompok Tani Tahura (KTT); Lebah Madu; pemberdayaan lebah madu.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.wacana.2016.019.01.5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.