Peran Koperasi Wanita dalam Menanggulangi Kemiskinan pada Perempuan di Pedesaan (Studi Kasus pada Kopwan Kencana Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek)

Doni Handoko Retrianto, Darsono Wisadirana, Siti Kholifah

Abstract


Koperasi Wanita (kopwan) adalah program andalan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Koperasi dan UMKM yang dibentuk di setiap desa. Pada awalnya untuk mengurangi rentenir tapi sekarang difungsikan untuk memberdayakan perempuan desa. Jumlah kopwan di Jawa Timur tidak berdampak signifikan terhadap pengurangan jumlah penduduk miskin di Jawa Timur. Perlu diteliti bagaimana sebenarnya peran kopwan dalam menanggulangi kemiskinan pada perempuan di pedesaan. Kemiskinan yang melanda perempuan di desa bisa diakibatkan oleh faktor kemiskinan natural, kemiskinan kultural, dan kemiskinan struktural. Termasuk keterbatasan mengakses sumber daya ekonomi dan sosial. Penderitaan perempuan diperparah jika terjadi diskriminasi gender. Konsep feminisme liberal mengajarkan bahwa agar terbebas dari kemiskinan, maka perempuan harus mempunyai penghasilan sendiri. Penelitian ini berlokasi di Desa Dongko Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek dengan subyek penelitian Kopwan Kencana. Lokasi ini dipilih karena Trenggalek masuk dalam tujuh kabupaten termiskin di Jawa Timur, dan Dongko merupakan kecamatan yang paling banyak penduduk miskinnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan ditentukan dengan teknik purposive sampling.Penelitian ini mengungkapkan bahwa Kopwan Kencana berperan dalam menanggulangi kemiskinan pada perempuan di Desa Dongko karena didukung oleh faktor kecukupan modal, lingkungan yang mendukung persamaan hak, dan modal sosial yang kuat.

Keywords


Koperasi Wanita (kopwan); feminisme liberal; pemberdayaan perempuan; modal sosial.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.